Rapat Persiapan HUT ke-41 Kota Jantho, Wabup Usul Peringati Hari Lahir Aceh Besar

Rapat Persiapan HUT ke-41 Kota Jantho, Wabup Usul Peringati Hari Lahir Aceh Besar

Jantho. RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menggelar rapat persiapan perayaan Hari Lahir Kota Jantho ke-41 tahun di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampang Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besae, Kamis (01/05/2025).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Besar, Drs Syukri A Jalil, didampingi Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti Amd, Wakil Ketua I Naisabur SKom, Wakil Ketua II Muksin SSi, serta dihadiri para asisten Sekda, anggota DPRK Aceh Besar, dan Kepala Badan Kesbangpol Aceh Besar.

Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa perayaan HUT ke-41 Kota Jantho yang jatuh pada 3 Mei 2025 akan digelar pada Senin, 5 Mei 2025.

Hal tersebut dikarenakan pada pagi hari tanggal 2 Mei bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sehingga perayaan HUT Kota Jantho akan dilaksanakan pada siang harinya.

Namun dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri A Jalil turut menyampaikan pandangannya terkait pentingnya memperingati Hari Lahir Kabupaten Aceh Besar yang telah berdiri sejak tahun 1956.

“Selama ini kita rutin memperingati Hari Lahir Kota Jantho, namun belum pernah sekalipun memperingati hari lahir Kabupaten Aceh Besar. Padahal Aceh Besar memiliki sejarah panjang sebelum pemekaran dengan Kota Banda Aceh dan pemindahan pusat pemerintahan ke Kota Jantho,” ujar Wabup Syukri.

Ia menegaskan, wacana tersebut bukan untuk menyaingi peringatan HUT Kota Jantho, namun justru sebagai penguat dan pengingat sejarah bagi generasi muda Aceh Besar.

“Ini bukan untuk membuyarkan semangat perayaan HUT Kota Jantho, melainkan sebagai upaya kita mengingat sejarah berdirinya Kabupaten Aceh Besar kepada generasi mendatang,” ungkapnya.

Wabup Syukri juga mengatakan akan segera mencari referensi, dasar hukum, dan legalitas mengenai penetapan Hari Lahir Kabupaten Aceh Besar agar dapat dirayakan secara resmi di tahun-tahun mendatang.

“Meskipun nanti akan menjadi perayaan perdana, namun harus tetap kita tegaskan bahwa Aceh Besar telah berdiri sejak tahun 1956. Ini harus menjadi catatan penting dalam pembangunan identitas dan sejarah daerah kita,” terangnya.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...