Wabub Syukri Tinjau Lokasi Banjir di Leungah: Normalisasi atau Pengerukan Secepatnya

Wabub Syukri Tinjau Lokasi Banjir di Leungah: Normalisasi atau Pengerukan Secepatnya

Jantho. RU – Tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait banjir yang kembali terjadi akibat meluapnya aliran Krueng Leungah, Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, meninjau langsung lokasi banjir yang melanda Gampong Leungah, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (30/04/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi oleh Staf Ahli Bupati Aceh Besar Ir Makmun MT, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Besar Sofian SH, Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos MSi, serta unsur personel dari Kompi B Batalyon 117/KY.

Sebelumnya, tim dari Pusdalops BPBD Aceh Besar yang lebih dahulu tiba di lokasi, disambut langsung oleh aparatur Gampong Leungah dan warga setempat.

Mereka kemudian meninjau titik utama banjir yang berasal dari meluapnya Krueng Leungah. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, kondisi sungai yang dangkal dan tidak mampu menampung debit air hujan menjadi faktor utama penyebab banjir.

Wakil Bupati Aceh Besar dalam kesempatan tersebut menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang kembali menimpa masyarakat Leungah. Ia juga menegaskan perlunya solusi permanen guna mencegah banjir yang sudah menjadi masalah tahunan ini.

“Kami dari pemerintah daerah segera akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak Balai Wilayah Sungai, agar bisa dilakukan normalisasi atau pengerukan Krueng Leungah secepatnya. Masyarakat tidak boleh dibiarkan terus-menerus terdampak setiap musim hujan,” ujar Wabup Syukri.

Sementara itu, Keuchik Leungah, M Ali Idris mengungkapkan, banjir sudah menjadi ancaman tahunan bagi masyarakat setempat. Ia berharap pemerintah benar-benar memberikan perhatian serius untuk penanganan jangka panjang.

“Setiap tahun kami mengalami hal yang sama. Air sungai meluap hingga ke pemukiman. Kami sangat berharap ada tindakan nyata dari pemerintah untuk mengatasi ini secara permanen,” ucapnya.

Banjir kali ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun sejumlah rumah warga dilaporkan terendam dan aktivitas masyarakat sempat terganggu. Tim BPBD juga telah melakukan pendataan dan memberikan bantuan awal kepada warga yang terdampak.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...