Terkait Kasus Jambret, Kasat Reskrim Polres Aceh Timur Beri Imbauan Khusus untuk Perempuan

Terkait Kasus Jambret, Kasat Reskrim Polres Aceh Timur Beri Imbauan Khusus Untuk Perempuan

Idi. RU – Pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret) yang diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Timur ternyata pemain tunggal.

Hal itu diungkapkan Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi melalui Kasat Reskrim Polres setempat, Iptu Adi Wahyu Nurhidayat kepada wartawan rahasiaumum.com Sabtu, (26/04/2025)

Ia menjelaskan, pelaku selama ini melakukan kejahatan tindak pidana pencurian dengan kekerasan hanya seorang diri.

“Tersangka hanya satu orang, dia hanya bermain sendiri saat melakukan kejahatan tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Timur.

Tidak hanya itu, Iptu Adi Wahyu menerangkan pelaku selama ini mencari korban perempuan yang lengah serta menaruh Handphone (HP) maupun dompet didasbor motor.

“Pelaku mencari korban perempuan yang lengah dan menaruh HP atau dompet didasbor motor kemudian merampasnya,” terang Adi.

Sebelumnya tersangka MA (34) warga Gampong Seuneubok Baroh, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur diringkus polisi dirumahnya setelah menjambret 2 korban warga Desa Alue Bu Tunong, Kecamatan Peureulak Barat serta Warga Desa Matang Neuheun, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.

Lebih lanjut, Inspektur polisi satu itu menghimbau kepada para pengendara sepeda motor khususnya perempuan untuk selalu waspada dan menyimpan barang berharga dibagasi sepeda motor saat berkendara.

“Kami menghimbau kepada masyarakat khusus pengendara perempuan untuk selalu berhati-hati dan menyimpan barang berharga didalam bagasi motor dan apabila menjadi korban pencurian dengan kekerasan agar segera melapor ke kantor polisi terdekat hal ini untuk mempermudah penyelidikan,” tutup Kasat.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 365 ayat 1 dan 2 pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan Tahun penjara.(HB012)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...