Dikeroyok Dua Bersaudara, Seorang Pria di Aceh Tamiang Meninggal

Dikeroyok Dua Bersaudara, Seorang Pria di Aceh Tamiang Meninggal

Kualasimpang. RU – Seorang warga Dusun Pantai Beringin, Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang ditemukan meninggal dunia, Jumat (04/04/2025).

Korban bernama Syahrial Arif (30) diduga menjadi korban pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul oleh dua pelaku Adik dan Abang.

“Benar, peristiwanya terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis 3 April, baru diketahui sekitar pukul 01.00 WIB Jumat, 4 April 2025. Untuk terduga pelakunya ada 2 orang yang merupakan adik Abang,” ujar Kepala Desa (Datok) Alur Cucur Fahrul Hanafi S. P, Jumat (04/04/2025).

Dari informasi yang diterima lanjut Datok, awalnya korban bersama dengan pelaku sedang nongkrong di sebuah rumah dan terjadi keributan.

“Korban dan Pelaku sebenarnya saudara juga bertetangga. Katanya mereka sedang duduk disebuah rumah, terus ribut, terjadi perkelahian hingga akhirnya korban ditemukan tergeletak didekat rumah itu dengan kondisi sudah lemas,” jelas Datok.

“Untuk terduga pelaku yang mengeroyok korban itu, Adik Abang berinisial EG dan EN, dan telah melarikan diri. Sekarang dalam pengejaran pihak kepolisian,” tambanya.

Sementara Camat Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang M Hans Martha Kesuma, S.STP yang dikonfirmasi mengatakan, korban ditemukan oleh warga setempat, selanjutnya membawanya untuk mendapatkan perawatan medis. Namun diperjalanan korban dinyatakan meninggal dunia.

“Korban ini ditemukan oleh warga, dengan kondisi sudah tidak berdaya lagi, bagian wajahnya memar dan belakang kepala membiru. Diduga dipukul dengan benda tumpul,” ucap Camat M Hans.

Lanjut, oleh warga korban pun langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan medis. Tapi didalam perjalanan korban meninggal dunia.

“Sedangkan untuk kronologis lengkap dan motif nya belum diketahui,” pungkasnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...