Pj Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor Secara Virtual Terkait Inflasi

Pj Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor Secara Virtual Terkait Inflasi

Jantho. RU – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara virtual melalui Zoom Meeting di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (04/02/2025).

Rakor yang turut diikuti unsur Forkopimda, Kepala OPD dan anggota TPID Aceh Besar tersebut, turut dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Kerjasama dalam Pengawasan Perizinan Daerah yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri.

Pj Bupati Iswanto mengatakan, Rakor itu bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menekan laju inflasi serta memastikan kebijakan pengendalian harga berjalan efektif di seluruh wilayah Indonesia. Juga optimalisasi perizinan dan mempermudah perizinan baik tingkat pusat maupun daerah.

“Rakor yang kita ikuti hari ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menekan laju inflasi serta memastikan kebijakan pengendalian harga berjalan efektif. Selain itu, juga terkait optimalisasi perizinan dan mempermudah perizinan baik tingkat pusat maupun daerah,” jelas Iswanto.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam mendukung langkah-langkah strategis yang telah ditetapkan dalam forum itu.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya mengendalikan inflasi melalui berbagai program yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Selain itu, kerja sama dalam pengawasan perizinan daerah akan semakin memperkuat transparansi dan kepatuhan dalam tata kelola pemerintahan daerah,” ujarnya.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa pengendalian inflasi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah, guna menjaga daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Kita harus terus memperkuat koordinasi dalam upaya pengendalian inflasi, terutama dengan memastikan distribusi barang tetap lancar, harga-harga terkendali, serta kebijakan ekonomi daerah selaras dengan strategi nasional. Selain itu, pengawasan perizinan daerah juga menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola yang lebih akuntabel dan transparan,” ujar Menteri Dalam Negeri.

Kemendagri menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi dan pengawasan perizinan daerah harus terus dilakukan secara berkelanjutan, demi menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pembangunan daerah yang lebih baik.(rel)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...