Gampong Lam Rukam Bangun Sarana Olahraga dengan Dana Desa

Gampong Lam Rukam Bangun Sarana Olahraga dengan Dana Desa

Jantho. RU – Pemerintah Gampong Lam Rukam, Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar, merealisasikan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 – 2025 untuk pembangunan fasilitas olahraga.

Pembangunan tersebut merupakan hasil musyawarah antara pemerintah gampong, masyarakat, pemuda, dan Karang Taruna setempat serta melibatkan Pendamping Lokal Desa (PLD).

Fasilitas olahraga berupa Lapangan Bola Mini (Mini Soccer) itu, diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Besar, Abdullah SSos, Jum’at (16/05/2025) malam.

Abdullah menyambut baik dukungan Pemerintahan Gampong Lam Rukam yang telah menyiapkan fasilitas olahraga yang sangat bagus dan memenuhi standar untuk pertandingan tingkat Kabupaten.

“Kami yakin, lapangan ini dapat menjadi sarana peningkatan bakat olahraga pemuda serta mempererat tali persaudaraan antar warga desa,” ujar Abdullah.

Keuchik Lam Rukam Zulfikar mengatakan pembangunan lapangan ini merupakan bentuk respons terhadap aspirasi para pemuda desa yang menginginkan adanya fasilitas olahraga, khususnya lapangan sepak bola dengan menggunakan anggaran gampong tahun 2024 – 2025.

“Saya selaku Keuchik tentu mengikuti keinginan para pemuda yang sudah lama menginginkan adanya lapangan sepak bola. Proyek ini juga merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat dan Karang Taruna, sehingga kita ajukan pada anggaran 2024 – 2025,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pembangunan terlaksana berkat semangat gotong royong dan kerja keras, sehingga pembangunan berjalan lancar. Pemerintah gampong bahkan menurunkan alat serta mobil dump truck untuk mempercepat proses pengerjaan.

Sementara itu, Penanggung Jawab Olahraga Muammar menyampaikan rasa bangganya atas terwujudnya lapangan sepak bola tersebut. Ia menilai, pembangunan ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat para pemuda dalam membangun gampong.

“Ini menjadi simbul kebersamaan kami dalam mengembangkan bakat minat dalam olahraga dan membangun gampong,” tuturnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...