Kutacane. RU – Sebanyak 22 warga korban kebakaran dan angin kencang di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, menerima bantuan dari Baitul Mal Aceh dengan total nilai Rp 61,5 juta.
Bantuan tersebut telah disalurkan melalui transfer langsung ke rekening Bank Aceh masing-masing penerima pada 2 November 2026.
Dari total penerima, sebanyak 18 orang merupakan korban kebakaran dan empat lainnya korban angin kencang.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Aceh terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak, Yahdi turun langsung ke Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, Selasa (03/11/2026).
Berdasarkan data penerima, 18 korban kebakaran berasal dari lima desa.
Rinciannya, 13 orang dari Desa Bambel Gabungan, dua orang dari Desa Pinding, serta masing-masing satu orang dari Desa Lawe Kongker, Purwodadi, dan Pasikh Pekhmate.
Sementara itu, empat korban angin kencang berasal dari Desa Pardomuan II, Kecamatan Babul Makmur.
Besaran bantuan yang diterima warga berkisar Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta, disesuaikan dengan kategori kerusakan akibat bencana.
Dari total bantuan Rp 61,5 juta, sebesar Rp 49,5 juta dialokasikan untuk korban kebakaran, sedangkan Rp 12 juta diberikan kepada korban angin kencang.
Yahdi mengatakan, seluruh bantuan telah ditransfer langsung ke rekening pribadi penerima maupun rekening ahli waris.
“Alhamdulillah, bantuan ini sudah disalurkan langsung ke rekening Bank Aceh masing-masing penerima, baik rekening pribadi maupun rekening ahli waris,” kata Yahdi.
Dia menegaskan, pengawalan penyaluran bantuan pemerintah merupakan bagian dari tanggung jawab wakil rakyat untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Yahdi juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh, Baitul Mal Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, serta Baitul Mal Aceh Tenggara yang telah mendukung proses penyaluran bantuan tersebut.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Pengulu Desa Bambel Gabungan, Dedi Susanto, mengapresiasi pengawalan yang dilakukan Yahdi Hasan sejak proses pengusulan hingga bantuan disalurkan kepada masyarakat.
Menurut Dedi, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang terdampak kebakaran di desanya.
Dia berharap perhatian pemerintah terhadap korban bencana terus berlanjut karena masyarakat masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dan memulihkan kehidupan setelah bencana.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban 22 warga korban kebakaran dan angin kencang di Kabupaten Aceh Tenggara.(AFW11)













