Peringatan Setahun Bencana di Gayo, Wagub Ajak Warga Perkuat Solidaritas

Tampak Wagub H. Fadhlullah memberi sambutan pada acara doa untuk keselamatan masyarakat Aceh dan warga terdampak banjir serta longsor di dataran tinggi Gayo. Senin 26 Oktober 2026 [Dok. Biro Adpim Setda Aceh/rahasiaumum.com]

Takengon. RU – Doa untuk keselamatan masyarakat Aceh dan warga terdampak banjir serta longsor di dataran tinggi Gayo dipanjatkan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Quba, Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan doa bersama untuk mengenang satu tahun bencana tersebut dihadiri Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, didampingi Direktur Intelkam Polda Aceh dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh.

Turut hadir Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Aceh Tengah, jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Sementara itu, doa bersama digelar untuk memohon perlindungan Allah SWT, keselamatan masyarakat Aceh, serta mengenang warga yang terdampak banjir dan longsor di dataran tinggi Gayo.

Wakil Gubernur Aceh yang akrab disapa Dek Fadh mengatakan, kegiatan tersebut memiliki makna penting untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan semangat masyarakat dalam menghadapi berbagai ujian dan musibah.

“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kita juga berdoa agar Allah SWT senantiasa melindungi masyarakat Aceh, memberikan kekuatan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana, serta menjauhkan daerah kita dari segala musibah,” ujar Dek Fadh.

Ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan satu tahun bencana banjir dan longsor tersebut sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan.

Menurut dia, semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus dijaga agar masyarakat dapat bangkit bersama dan menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Pemerintah Aceh juga mendoakan agar masyarakat terdampak bencana diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalani proses pemulihan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dan doa bersama itu berlangsung khidmat dengan diikuti masyarakat serta jamaah di Masjid Quba, Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.(R10)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...