Kebakaran di Punie Hanguskan Tujuh Rumah, Pemkab Salurkan Bantuan

Proses penyerahan bantuan pemerintah Aceh Besar kepada korban kebakaran. (insert) Tampak kondisi salahsatu rumah warga Kompleks Permata, Gampong Punie, Kecamatan Darul Imarah yang habis terbakar. Minggu 25 Oktober 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Tujuh keluarga terdampak kebakaran di Kompleks Permata Punie, Gampong Punie, Kecamatan Darul Imarah, menerima bantuan masa panik dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Minggu (25/10/2026).

Bantuan diserahkan Kepala Dinas Sosial Aceh Besar Darwan Asrizal SE MT, didampingi Camat Darul Imarah Muhammad Basir, Kabid Linjamsos Munawar, dan Keuchik Punie Abu Bakar.

Kebakaran sekitar pukul 03.40 WIB itu menyebabkan tiga rumah rusak berat dan empat lainnya rusak ringan. Tidak ada korban jiwa.

Bantuan dari APBK Aceh Besar, APBA, dan APBN meliputi kebutuhan pokok, pakaian, perlengkapan sekolah, peralatan rumah tangga, serta bahan bangunan.

Darwan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang tertimpa musibah.

“Jangan menilai bantuan ini dari jumlahnya, meskipun mungkin masih terbatas. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Aceh Besar kepada warga yang mengalami musibah kebakaran,” ujarnya.

Keuchik Punie Abu Bakar mengapresiasi respons cepat BPBD dalam memadamkan api serta bantuan dari Dinas Sosial, Tagana, dan TKSK.

Karena keterbatasan anggaran desa, pihaknya juga berencana menggalang donasi masyarakat untuk membantu korban.

“Kami akan mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu warga yang tertimpa musibah ini melalui donasi secara swadaya. Kami berharap kepedulian dan kebersamaan masyarakat dapat meringankan beban para korban,” ungkapnya.(*)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...