Material Longsor Tutupi Jalan Nasional di Seulimum, Arus Lalulintas Terganggu

Tampak material longsor menutupi sebagian badan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan di kawasan Jawie, Kecamatan Seulimum, Aceh Besa. Senin 19 Oktober 2026 [Dok. BPBD Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Pengendara yang melintasi Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di kawasan Jawie, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, harus berhati-hati menyusul longsor yang terjadi pada Senin (19/10/2026) sore.

Material berupa bongkahan batu dan tanah menutupi sekitar setengah badan jalan akibat hujan berintensitas tinggi.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar, informasi longsor diterima pada Senin sore.

Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Aceh Besar Pos Seulimum kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan hanya dapat melintas melalui sebagian badan jalan yang masih bisa digunakan.

Petugas memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas untuk mengatur kendaraan dan mengurangi risiko kecelakaan.

Hingga laporan disampaikan pada pukul 17.20 WIB, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan lanjutan terhadap material longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur rawan longsor di tengah hujan yang masih mengguyur wilayah tersebut.

Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan mematuhi arahan petugas.

Masyarakat juga diingatkan tidak memaksakan diri melintas jika kondisi jalan tidak memungkinkan atau membahayakan keselamatan.

Hujan yang masih mengguyur sebagian besar wilayah Aceh Besar berpotensi membuat tanah di kawasan tebing semakin labil dan memicu longsor susulan.

Karena itu, pengguna jalan diimbau memantau kondisi cuaca dan situasi sepanjang perjalanan, khususnya di kawasan perbukitan.

BPBD Aceh Besar juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan longsoran atau tanda-tanda pergerakan tanah yang berpotensi mengancam keselamatan.

Pengendara yang hendak melintasi jalur Banda Aceh–Medan, terutama di kawasan Seulimum, diminta mengikuti informasi terbaru dari petugas dan mengutamakan keselamatan.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...