Pemkab Aceh Jaya Realisasi 60 Hektare Lahan sawit untuk eks Kombatan GAM

Lahan eksKombatan
Bupati Aceh Jaya didampingi Kadis Pertanian melakukan penanaman perdana lahan Sawit KPA Sagoe Teunom di Gampong Alue Meuraksa Kecamatan Teunom Aceh Jaya, Senin (12/10/2026). [Foto: Dok Pemkab/Rahasiaumum.com]

Calang.RU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya merealisasikan pengembangan lahan perkebunan kelapa sawit seluas 60 hektare untuk eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tersebar di sembilan kecamatan di kabupaten itu.

“Luas lahan yang dialokasikan antara 6 hingga 10 hektare per kecamatan,” kata Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Dailami, dikutip Selasa (13/10/2026).

Lahan perkebunan kelapa sawit tersebut nantinya dikelola oleh para eks kombatan di bawah naungan Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe (organisasi eks GAM) di masing-masing wilayah.

Ia menjelaskan, program tersebut sudah dimulai penanaman perdana sejak 2025 lalu di Kecamatan Pasie Raya. Kemudian, berlanjut tahun ini di delapan kecamatan lainnya.

Ia merincikan, pada 2025 Kecamatan Pasie Raya mendapatkan alokasi lahan seluas 10 hektare. Sementara pada 2026, alokasi lahan di Kecamatan Teunom berkisar 7 hektare, Kecamatan Panga 7 hektare, serta Kecamatan Krueng Sabee dan Setia Bakti masing-masing 6 hektare.

Kemudian, untuk KPA Kecamatan Sampoiniet, Darul Hikmah, Indra Jaya, dan Kecamatan Jaya, masing-masing mendapatkan alokasi lahan seluas 6 hektare.

Bupati Aceh Jaya, Safwandi berharap, keberadaan kebun sawit tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi organisasi sekaligus menjadi aset produktif yang mampu mendukung kegiatan sosial bagi korban konflik.

“Semoga lahan ini bermanfaat bagi KPA. Ini bukan hanya untuk anggota KPA, tetapi merupakan aset organisasi yang telah lama terbentuk sebagai hasil perdamaian,” harapnya.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...