Blangpidie. RU – Sebanyak 10 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) diserahkan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kepada empat Brigade Pangan untuk mendukung program optimasi lahan (Oplah) rawa tahun 2026.
Penyerahan alsintan berupa traktor 4WD bantuan Pemerintah Pusat itu dilakukan Kepala Dinas Pertanian Abdya, Hendri Yadi, kepada ketua Brigade Pangan di Suak Labu, Kecamatan Tangan-Tangan, Sabtu (03/10/2026).
Hendri mengatakan, bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan Oplah rawa, terutama dalam mengejar target Luas Tambah Lahan (LTT) sekaligus meningkatkan produktivitas lahan dan produksi pertanian.
“Program ini bertujuan membuat lahan yang sudah ada menjadi lebih produktif. Karena itu, diperlukan alsintan untuk melakukan pekerjaan sekaligus meningkatkan produksi melalui peningkatan indeks penanaman,” kata Hendri.
Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan produksi sekaligus indeks pertanaman (IP), dari IP100 menjadi IP200, bahkan IP300.
Menurut Hendri, program Oplah rawa bersumber dari APBN. Pemkab Abdya sebelumnya mengusulkan Oplah rawa seluas 791 hektare.
Setelah dilakukan Survei Investigasi Desain (SID) oleh Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, luas yang ditetapkan menjadi 780,78 hektare.
Lahan Oplah tersebut tersebar di Kecamatan Jeumpa, Susoh, Setia, Tangan-Tangan, Manggeng, dan Lembah Sabil.
Pengelolaannya dilakukan oleh empat Brigade Pangan.
Hendri menjelaskan, Brigade Pangan akan mendapat dukungan alsintan untuk seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari prapanen hingga pascapanen.
Adapun alsintan yang diserahkan kali ini merupakan peralatan untuk kegiatan prapanen.
“Pada intinya, Oplah rawa ini sebagai bentuk mendukung ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Hendri menambahkan, program Oplah rawa tersebut merupakan hasil komunikasi Bupati Abdya Safaruddin dengan Kementerian Pertanian RI.
“Kami Pemkab Abdya mengucapkan terima kasih kepada Kementan dan pemerintah provinsi atas program Oplah rawa ini. Kita juga berharap empat Brigade Pangan bisa memanfaatkan dan mengelola alsintan ini dengan baik untuk mengejar LTT di Abdya,” pungkasnya.(T08)













