Abaikan Rekomendasi PSSI Pusat, Kongres PSSI Aceh Terancam tak Diakui

Sekjen PSSI
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi. [Foto: PSSI/Rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menegaskan pihaknya tidak akan mengakui hasil Kongres PSSI Aceh apabila kongres tersebut tetap dipaksa untuk dilaksanakan. Karena PSSI pusat sudah merekomendasikan penghentian sementara seluruh tahapan dan menunda pelaksanaan kongres.

Yunus mengatakan, PSSI telah mengirimkan surat resmi yang ia tandatangani sendiri, kepada PSSI Aceh pada 24 September 2026 untuk meminta penundaan kongres PSSI Aceh.

“Keputusan tersebut kami ambil setelah PSSI menerima dan menelaah sejumlah surat dari pemilik suara atau voter, termasuk dari Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI),” ujarnya, Kamis (01/10/2026).

Rekomendasi PSSI agar PSSI Aceh menghentikan sementara pelaksanaan kongres itu, sebelumnya sempat ditolak oleh PSSI Aceh. Namun, Yunus menegaskan, PSSI pusat tetap meminta agar surat tertanggal 24 September itu dilaksanakan.

“PSSI Aceh telah menyampaikan surat itu juga menolak, tetapi itu haknya PSSI Aceh. Tetapi, PSSI mengindahkan surat balasan itu dan kami meminta PSSI Aceh untuk melaksanakan sesuai dengan surat tertanggal 24 September dari PSSI,” ujarnya.

Terkait perdebatan mengenai Pasal 39 ayat (1) Statuta PSSI, khususnya ketentuan bahwa agenda kongres dianggap disetujui apabila tidak mendapat tanggapan dalam 14 hari kerja, Yunus menegaskan PSSI berpegang pada surat resmi yang telah dikirimkan kepada PSSI Aceh.

Menurut dia, ketentuan mengenai persetujuan agenda harus dilihat dalam kaitannya dengan aturan lain yang mengatur pelaksanaan kongres.

“Yang terpenting bagi kami bukan ada pada pasalnya, ada surat PSSI yang kami sampaikan kepada PSSI Aceh,” ungkap Yunus.

 Ia kemudian menegaskan sikap PSSI pusat yang tidak akan mengakui hasil kongres, jika PSSI Aceh tetap menggelar kongres tanpa mengindahkan rekomendasi penghentian sementara tahapan kongres tersebut.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...