Petani di Bener Meriah Modifikasi Honda Revo Gunakan Gas Elpiji 3 Kg

Warga memodifikasi kendaraan sepeda motor menggunakan bahan bakar Gas Elpiji 3 Kg. Selasa 22 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/BI09]

Redelong. RU – Upaya menekan biaya operasional ke kebun mendorong Oka Basuki, warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, memodifikasi sepeda motor Honda Revo agar dapat menggunakan gas elpiji 3 kilogram sebagai bahan bakar.

Oka yang sehari-hari bekerja sebagai petani mengatakan, penggunaan bensin selama ini cukup membebani pengeluaran.

Selain harga bensin eceran yang relatif mahal, ia juga kerap harus mengantre untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Motor hasil modifikasi tersebut kini digunakan untuk menunjang aktivitas Oka menuju perkebunan, termasuk perjalanan ke lahan di kawasan Berawang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

Menurut Oka, sebelum menggunakan gas elpiji, biaya bensin untuk perjalanan ke kebun bisa mencapai sekitar Rp 30.000 per hari.

“Kalau pakai bensin, sehari bisa menghabiskan sekitar Rp 30 ribu. Setelah menggunakan gas elpiji 3 kilogram, jauh lebih hemat. Kalau dipakai pergi ke kebun, satu tabung bisa bertahan sampai sekitar satu minggu baru habis,” ujar Oka Basuki kepada rahasiaumum.com, Selasa (22/09/2026).

Modifikasi kendaraan tersebut dibuat berdasarkan kebutuhan dan pengalaman Oka selama beraktivitas di lapangan.

Selain untuk mengurangi pengeluaran, kendaraan itu diharapkan dapat mempermudah mobilitasnya menuju kebun yang berjarak cukup jauh.

Kendati demikian, penggunaan tabung gas elpiji sebagai bahan bakar kendaraan hasil modifikasi perlu memperhatikan aspek keselamatan.

Instalasi harus dipastikan aman untuk mencegah risiko kebocoran yang dapat membahayakan pengendara maupun lingkungan sekitar, serta tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Inovasi sederhana yang dilakukan Oka menjadi contoh upaya masyarakat memanfaatkan teknologi untuk mencari solusi atas tingginya biaya operasional dalam aktivitas sehari-hari.(BI09)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...