Blangpidie. RU – Sebanyak 2.970 penduduk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, tercatat keluar dari kategori miskin sepanjang 2025.
Penurunan itu sejalan dengan berkurangnya persentase penduduk miskin dari 15,32 persen pada 2024 menjadi 13,30 persen pada 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Abdya, jumlah penduduk miskin turun dari 24,44 ribu jiwa menjadi 21,47 ribu jiwa dalam kurun setahun.
Dengan capaian tersebut, tingkat kemiskinan Abdya menurun 2,02 persen.
Capaian itu turut mengantarkan Bupati Abdya Safaruddin meraih Ketik Awards kategori “Kepala Daerah Penggerak Percepatan Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat”.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian HUT ke-4 Ketik.com melalui acara 9.9 Awarding di Mercure Surabaya Grand Mirama, Jawa Timur, Rabu, 9 September 2026.
Penghargaan diserahkan CEO Ketik Kiagus Firdaus dan diterima Wakil Bupati Abdya Zaman Akli.
Safaruddin disebut menjadi satu-satunya kepala daerah dari Aceh yang menerima penghargaan tersebut.
Menanggapi penghargaan itu, Safaruddin mengatakan apresiasi bukan tujuan akhir pemerintah daerah.
Menurut dia, keberhasilan menekan angka kemiskinan harus diikuti peningkatan pendapatan dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana angka kemiskinan terus kita turunkan dan ekonomi masyarakat Abdya terus kita kuatkan,” kata Safaruddin, Kamis (10/09/2026).
Ia menegaskan, program pengentasan kemiskinan tidak boleh berhenti pada pencapaian statistik.
Pemerintah daerah, kata dia, harus mampu membuka lapangan kerja, memperkuat usaha masyarakat, serta meningkatkan daya beli.
“Kita ingin masyarakat bukan hanya keluar dari garis kemiskinan, tetapi juga memiliki kemampuan ekonomi yang kuat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Abdya Zaman Akli mengatakan pemerintah kabupaten akan menjaga tren penurunan tersebut.
Pemkab Abdya menargetkan tingkat kemiskinan dapat ditekan hingga di bawah 10 persen dalam beberapa tahun mendatang.
“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Abdya di bawah pimpinan Bapak Safaruddin, penurunan angka kemiskinan akan kita pertahankan, bahkan ditekan lebih jauh agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Zaman Akli.(T08)













