Kebakaran Hebat Hanguskan 6 Kios di Kota Idi Rayeuk

Avatar photo
Kebakaran Hebat Hanguskan 6 Kios di Kota Idi Rayeuk

Idi. RU – Sebanyak enam kios di Kota Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur hangus dilahap sijago merah. Hingga kini Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran, Minggu (20/04/2025)

Kebakaran yang menghanguskan enam di jalan Medan-Banda Aceh, Dusun Mesjid Lama, Gampong Keude Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur sempat menggegerkan masyarakat sekitar.

Kapolres Aceh Timur melalui Kapolsek Idi Rayeuk, AKP. Teuku Syaril mengatakan api berasal dari sebuah bangunan Conter Handphone (HP).

“Kebakaran bermula api yang berasal dari sebuah counter HP. Warga sekitar berusaha memadamkan api, namun api semakin membesar dan membakar enam kios seketika,” kata AKP. Syahril

Lebih lanjut, ia menjelaskan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, namun bangunan yang berkontruksi kayu dengan cepat dilahap sijago merah.

“Ada 3 mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan, Namun Bangunan berkontruksi kayu dengan cepat terbakar,” Jelas Syahril.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir ratusan juta Rupiah dan hingga kini Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. (*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...