Subulussalam. RU – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam, Aceh, mendadak mengikuti pretest yang digelar Wali Kota Haji Rasyid Bancin (HRB), Rabu (02/09/2026).
Tes tersebut digelar untuk mengukur sejauh mana para pejabat memahami visi dan misi kepala daerah serta mampu menerjemahkannya ke dalam tugas pemerintahan.
HRB didampingi Wakil Wali Kota M Nasir saat kegiatan berlangsung.
Pretest itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program pemerintah menuju Subulussalam sebagai Kota Terpadu Mandiri (KTM), termasuk agenda menjadikan daerah tersebut pusat distribusi regional.
“Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh jajaran pemerintahan memiliki pemahaman yang sama mengenai arah pembangunan daerah,” ujar HRB.
Menurut dia, pencapaian visi dan misi kepala daerah tidak hanya ditentukan kebijakan pimpinan.
Keterpaduan kerja seluruh perangkat daerah juga menjadi faktor penting.
“Para pejabat dituntut mampu menyelaraskan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan visi dan misi kepala daerah,” katanya.
HRB berharap program setiap SKPK tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling mendukung untuk mencapai target pembangunan Kota Subulussalam.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari refleksi menjelang Hari Jadi ke-64 Kota Subulussalam.
Kepala dan sekretaris SKPK dikumpulkan untuk menyatukan pemahaman sekaligus mengevaluasi arah kerja pemerintahan.
HRB mengatakan, peringatan hari jadi ke-64 bukan sekadar mengenang perjalanan daerah, melainkan momentum untuk menilai sejauh mana pemerintah menghadirkan perubahan dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam pretest, para pejabat diuji mengenai nama dan jabatan, tugas serta fungsi masing-masing.
Mereka juga diminta menjelaskan cara menyelaraskan tupoksi dengan visi dan misi Wali Kota serta Wakil Wali Kota Subulussalam.(MB07)













