Wanita di Langsa Terluka Akibat Aksi Jambret

ilustrasi jambret
Ilustrasi - Aksi penjambretan di Kota Langsa. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Langsa. RU – Warga BTN Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa bernama Rosmaladewi (58) menjadi korban  pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Lhok Bani, Jumat malam, 28 Agustus 2026.

Saat pulang dari takziah, ia menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Lhok Bani, Jumat malam, 28 Agustus 2026.

Akibat kejadian tersebut, Rosmaladewi bersama rekannya, Nur Elvisahra (57), terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka pada bagian wajah. Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Langsa.

Kapolres Langsa melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Abidinsyah mengatakan, aksi penjambretan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, korban dibonceng Nur Elvisahra setelah keduanya pulang dari melaksanakan takziah di kawasan Alur Dua.

“Sesampainya di lokasi kejadian, korban dan saksi disalip oleh dua orang pengendara sepeda motor dari sebelah kiri,” katanya, Sabtu (29/08/2026).

Menurutnya, penjambret itu melakukan aksinya dengan menarik tas yang dibawa korban. Tarikan tersebut membuat korban dan saksi kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke badan jalan.

“Setelah berhasil merampas tas, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Medan dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.

Polisi menyebut kedua pelaku hingga kini belum diketahui identitasnya. Saat kejadian, tidak ada warga yang menyaksikan langsung aksi tersebut. Kondisi di lokasi juga gerimis dan penerangan jalan minim karena tidak terdapat lampu penerangan.

Dari dalam tas yang dirampas, pelaku membawa sejumlah barang milik korban, yakni satu unit handphone Samsung Galaxy A17, KTP atas nama Rosmaladewi, STNK, kartu ATM, serta uang tunai Rp 150 ribu.

“Saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku,” kata Abidinsyah.

Ia mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada malam hari dan di ruas jalan yang minim penerangan.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...