Kecewa Bantuan Lamban, Korban Banjir Aceh Timur Kibarkan Bendera Putih

Ilustrasi. Sabtu 29 Agustus 2026 [Dok. Generate By AI/rahasiaumum.com]

Aceh Timur. RU – Kecewa dengan lambannya pemulihan pascabanjir besar akhir 2025, warga di sejumlah gampong di Aceh Timur mengibarkan bendera putih, Sabtu (29/08/2026).

Aksi itu menjadi simbol protes atas bantuan yang dinilai belum merata dan tepat sasaran.

Salah seorang warga Kecamatan Pante Bidari yang tidak ingin namanya disebut, mengatakan sembilan bulan setelah bencana, banyak korban belum menerima bantuan yang layak.

“Kami kecewa. Sudah sembilan bulan berlalu, bantuan Jaring Pengaman Sosial (Jadup), stimulan rumah rusak ringan maupun sedang, serta pemulihan infrastruktur ekonomi nyaris belum tersentuh di gampong kami,” ujarnya.

Ia menyebut Gampong Seuneubok Saboh sebagai salah satu wilayah terdampak parah.

Namun, belum ada warga yang menerima stimulan, Jadup, DTH, maupun program pemulihan lainnya. Bantuan yang terealisasi baru sekitar 40 unit Hunian Sementara (Huntara).

Di Pante Bidari, lebih dari 50 Huntara juga belum rampung, termasuk di Gampong Alue Ie Mirah dan Pante Panah.

Selain itu, ribuan hektar sawah dan lahan pertanian masih terdampak kerusakan saluran air serta pendangkalan.

Anwar menyebut penyaluran stimulan rumah rusak dan Jadup baru mencapai sekitar 25 persen dari total korban yang terdata.

“Angka ini menunjukkan pemerintah lamban, bahkan bisa dikatakan gagal mengurus pemulihan banjir. Apakah mereka tidak melihat penderitaan kami sehari-hari?” tegasnya.

Warga mendesak pemerintah segera menuntaskan bantuan Jadup dan stimulan, menyelesaikan Huntara, memperbaiki data penerima, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan lahan pertanian.

“Kami hanya menuntut hak kami yang yang telah dijanjikan oleh pemerintah. semestinya diterima sebagai korban bencana. Jangan biarkan kami menunggu lebih lama lagi,” tutupnya.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...