Penyebab Kematian Gajah di Aceh Tamiang Masih Tunggu Hasil Nekropsi

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, S. HUT., M. SC., M. Si. Senin 17 Agustus 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S04]

Kualasimpang. RU – Penyebab kematian seekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) yang ditemukan di areal HGU perkebunan sawit PT Mustika Prima Lestari Indah (MPLI), Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, masih menunggu hasil nekropsi.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Ujang Wisnu Barata mengatakan pihaknya belum menerima hasil pemeriksaan tersebut.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelepasliaran anakan Tuntong Laut bersama Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI) di Kuala Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Senin (17/08/2026).

“Belum, belum, kita belum mendapatkan hasilnya,” ujar Ujang Wisnu.

Ia mengatakan kematian gajah jantan yang masih memiliki gading utuh itu memang terindikasi akibat keracunan.

Namun, BKSDA Aceh belum dapat memastikan apakah satwa tersebut mati karena diracun atau faktor lain.

“Kita tidak berani mengatakan karena ada unsur kesengajaan atau tidak, sebelum ada bukti akurat yang pasti. Biarkan dan percayakan pihak Kepolisian yang mendalaminya,” ungkapnya.

Ujang memastikan BKSDA Aceh akan menyampaikan informasi mengenai penyebab kematian gajah tersebut setelah hasil nekropsi diterima.(S04)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...