47.450 UMKM Banda Aceh Didorong Naik Kelas

Tampak Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal memberi sambutan pada acara PKU Akbar kolaborasi PNM dan OJK di Aula OJK Provinsi Aceh. Jumat 14 Agustus 2026 [Dok. Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Penguatan kapasitas dan pengelolaan keuangan dinilai menjadi kunci agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banda Aceh mampu berkembang lebih jauh.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meminta pelaku usaha memanfaatkan pembiayaan secara produktif serta meningkatkan kemampuan mengelola bisnis.

Pesan tersebut disampaikan Illiza saat menghadiri Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar kolaborasi PNM dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Aula OJK Provinsi Aceh, Jumat (14/08/2026).

“Modal memang krusial sebagai pemicu awal, tetapi modal tanpa pengetahuan akan cepat habis tak berbekas,” ujarnya.

Illiza mengatakan pelaku UMKM perlu memperbaiki pencatatan keuangan, meningkatkan mutu dan kemasan produk, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas akses pasar.

Pembiayaan, khususnya bagi peserta PNM Mekaar, diharapkan menjadi pijakan untuk mengembangkan usaha, bukan sekadar memenuhi kebutuhan konsumtif.

Banda Aceh memiliki 47.450 UMKM aktif yang bergerak di berbagai sektor, mulai perdagangan, kuliner, pariwisata, ekonomi kreatif hingga usaha digital.

“Tugas kita bersama adalah menghubungkan potensi-potensi ini dengan permodalan, ilmu pengetahuan, teknologi digital, dan jaringan pasar yang lebih luas,” katanya.

Penguatan UMKM tersebut sejalan dengan Program CEPAT dalam RPJM Kota Banda Aceh 2025-2029.

Pemerintah kota juga menjalankan pelatihan melalui Banda Aceh Academy serta mendorong digitalisasi usaha lewat Aplikasi Usaha Teman.

Pada 2025, penyaluran KUR di Aceh mencapai Rp3,84 triliun untuk 41.340 debitur.

Di Banda Aceh, sekitar Rp270 miliar disalurkan kepada 2.080 debitur.

PKU Akbar diikuti 100 peserta dengan materi literasi keuangan, pencatatan usaha, dan penjualan daring.

Illiza berharap kolaborasi pemerintah, OJK, PNM, dan perbankan dapat memperkuat UMKM agar tumbuh sehat dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Banda Aceh siap membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya demi mewujudkan UMKM Banda Aceh yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.(RSR12)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...