Meulaboh. RU – Satu kapal nelayan KM Putri Ayu GT 4 tenggelam di perairan Aceh Barat akibat dihantam badai yang terjadi di wilayah tersebut.
Kapal nelayan itu dinakhodai Musliadi (26) bersama seorang ABK, Iwan (27), yang berangkat melaut pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Setelah semalaman berada di tengah laut, kondisi cuaca berubah drastis. Gelombang tinggi disertai angin kencang mengakibatkan kapal mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam sekitar 23 mil laut dari pesisir Aceh Barat.
“Kedua nelayan berhasil diselamatkan oleh kapal pukat KM Sukma yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Informasi tersebut diterima oleh Satpolairud Polres Aceh Barat dan langsung mengoordinasikan upaya penyelamatan bersama nelayan setempat,” kata Kasat Polairud Polres Aceh Barat, AKP Karianta, Jumat (07/08/2026).
Karianta mengatakan, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, pihaknya bersama sejumlah nelayan bergerak menuju lokasi karamnya KM Putri Ayu.
Tim gabungan melakukan upaya evakuasi terhadap korban sekaligus menarik kapal tersebut ke daratan.
Setelah melakukan pencarian dan penjemputan selama beberapa jam, tim gabungan akhirnya berhasil menjangkau lokasi pada Kamis, 6 Agustus 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, dan kedua awak kapal KM Putri Ayu berhasil dievakuasi.
“Ttidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun pemilik kapal mengalami kerugian sekitar Rp150 juta.(TH05)













