13 ABK Asing Ditangkap di Perairan Simeulue

ABK
Anak buak kapal asing di Simeulue, Kamis (30/7/2026). [Foto: Kesbangpol/ Rahasiaumum.com]

Sinabang. RU – Sebanyak 13 anak buak kapal (ABK) asing yang diduga dari sebuah kapal asal Thailand ditangkap di perairan Pulau Simeulue Cut karena masuk tanpa izin.

“Kapal diduga dari Thailand itu ditangkap di perairan Pulau Simeulue Cut,  dan saat ini ke-13 ABK tersebut sudah diamankan di Pos TNI AL,” kata Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Simeulue, Jainiludin.

Ia mengatakan, kapal jenis kargo dengan bobot 100 gross ton (GT) tersebut dilaporkan berada di Perairan Simeulue Cut pada Sabtu, 26 Juli 2026, dan saat diperiksa kapal tersebut dalam kondisi kosong.

Dugaan awal, kapal itu bermuatan barang, namun sebelum pemeriksaan, barang tersebut dibuang ke laut.

“Saat ini, tim gabungan sedang melakukan penyelidikan terkait asal usul kapal dan status keimigrasian ABK,” kata Jainiludin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Simeulue Supriman Juliansyah mengakui kapal yang ditemukan di Perairan Simeulue Cut tersebut bukan kapal perikanan. 

“Setelah kami cari tahu, kapal tersebut bukan kapal nelayan. Kapal asing tersebut merupakan kapal kargo atau barang. Keberadaan kapal tersebut di perairan Simeulue masih dalam penyelidikan,” tambah Supriman.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...