Polres Aceh Tengah Gerebek Lokasi Dugaan Tambang Emas Ilegal di Pegasing

Petugas gabungan geledah lokasi diduga tempat aktifitas penambangan emas ilegal di Desa Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Sabtu 26 Juli 2026 [Dok. rahasiaumum.com/BI09]

Takengon. RU – Petugas gabungan Satreskrim dan Satuan Samapta Polres Aceh Tengah menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Sabtu, 25 Juli 2026.

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan ratusan karung material tambang beserta sejumlah peralatan, namun tidak mendapati aktivitas maupun pekerja di lokasi.

Kasatreskrim Polres Aceh Tengah AKP Abdul Mufakhir mengatakan operasi itu merupakan tindak lanjut komitmen kepolisian dalam memberantas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

“Tim gabungan bersama Kepala Desa Arul Badak melakukan penyisiran ke lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas penambangan emas tanpa izin,” kata Abdul Mufakhir mewakili Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq seperti diberitakan rahasiaumum.com, Minggu (26/07/2026).

Di lokasi, petugas menemukan sebuah gubuk dua lantai berukuran sekitar 3 x 6 meter yang diduga menjadi pos aktivitas tambang serta lubang galian menyerupai sumur dengan diameter sekitar satu meter dan kedalaman sekitar delapan meter.

Polisi juga mengamankan sekitar 300 karung berisi campuran tanah dan batu yang diduga mengandung emas, satu unit mesin blower beserta selang udara, gerobak dorong, kincir air pembangkit listrik, perangkat listrik tenaga surya, cangkul, sekop, rangkaian kayu penarik tali dari dalam lubang galian, serta sejumlah kabel dan perlengkapan instalasi listrik.

Seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Aceh Tengah.

Polisi masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan dan alat bukti, termasuk memeriksa aparatur desa serta saksi yang diduga mengetahui aktivitas pertambangan ilegal itu.

Operasi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 19.30 WIB tersebut berakhir dalam keadaan aman dan kondusif.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan aktivitas PETI tersebut.(BI09)

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...