Pemerintah Aceh dan Kemensetneg Koordinasikan Implementasi MoU Helsinki

Suasana rapat membahas implementasi MoU Helsinki antara Wamensekneg dengan Wagub Aceh beserta rombongan, di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta. Jumat 24 Juli 2026 [Dok. Biro Adpim Setda Aceh/rahasiaumum.com]

Jakarta. RU – Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat membahas implementasi Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (24/07/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, didampingi Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Jamaluddin serta Staf Khusus Gubernur Aceh T. Irsyadi.

Rombongan diterima Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro.

Ketua BRA, Jamaluddin, mengatakan salah satu fokus pembahasan adalah implementasi butir 3.2.5 MoU Helsinki yang berkaitan dengan pemenuhan hak mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), tahanan politik (tapol), narapidana politik (napol), masyarakat korban konflik, serta korban dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) pada masa lalu.

Menurut Jamaluddin, pembahasan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan perdamaian Aceh yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade sejak penandatanganan MoU Helsinki.

Selain implementasi butir 3.2.5, pertemuan juga membahas sejumlah agenda lain yang masih menjadi amanat kesepakatan damai sebagai bagian dari koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Pusat melalui Sekretariat Negara yang terus membangun komunikasi dan koordinasi dalam mengawal pelaksanaan butir-butir MoU Helsinki.

Menurut dia, sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat perdamaian sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat Aceh.

Pertemuan itu menjadi bagian dari komitmen bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh untuk menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, serta mengawal implementasi MoU Helsinki secara menyeluruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(R10)

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...