Aceh Tamiang Jadi Lokasi Pertama Program Nasional 99 Masjid Asmaul Husna

Tampak Wabub Aceh Tamiang, Ismail menyaksikan penyerahan simbolis bantuan dana pembangunan Masjid Ar-Rahman Dese Pematang Durian, Kecamatan Sekerak, oleh perwakilan BCA Syariah. Senin 20 Juli 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S04]

Kualasimpang. RU – Desa Pematang Durian, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi lokasi pertama pelaksanaan Program Nasional 99 Masjid Asmaul Husna yang diinisiasi Cinta Quran Foundation bersama Masjid Nusantara.

Program tersebut resmi dimulai melalui kegiatan kick off pembangunan Masjid Ar-Rahman, Minggu, 19 Juli 2026.

Pembangunan masjid ini didukung BCA Syariah sebagai Official Bank Partner dan diharapkan menjadi awal pembangunan 99 masjid yang akan tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Acara peluncuran dihadiri Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, Founder Cinta Quran Foundation Ustadz Fatih Karim, Business Head Funding, Services & Marcomm BCA Syariah Mia R. Amalia, serta CEO Masjid Nusantara Pras Purworo.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menandai dimulainya kolaborasi antara lembaga sosial, dunia usaha, dan pemerintah dalam menghadirkan sarana ibadah bagi masyarakat.

Masjid Ar-Rahman menjadi proyek perdana dalam rangkaian pembangunan 99 Masjid Asmaul Husna.

Selain menyediakan fasilitas ibadah yang representatif, program ini ditujukan untuk memperkuat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta kegiatan sosial masyarakat.

Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut dan mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pembangunan masjid ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Aceh Tamiang. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan karakter, pendidikan, dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Senin (20/07/2026).

Founder Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, mengatakan Program 99 Masjid Asmaul Husna merupakan ikhtiar menghadirkan lebih banyak pusat peradaban Islam yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Menurutnya, Aceh Tamiang dipilih sebagai lokasi pertama karena memiliki makna strategis, terutama dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman yang telah tumbuh di daerah tersebut.

Sementara itu, Business Head Funding, Services & Marcomm BCA Syariah, Mia R. Amalia, menyatakan partisipasi BCA Syariah merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat melalui berbagai program sosial dan keagamaan.

“Dukungan terhadap pembangunan Masjid Ar-Rahman merupakan wujud nyata komitmen BCA Syariah dalam mendukung pemulihan infrastruktur sosial-keagamaan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Program pembangunan Masjid Ar-Rahman diharapkan menjadi langkah awal lahirnya puluhan masjid lain melalui Program 99 Masjid Asmaul Husna.

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid-masjid tersebut diproyeksikan menjadi pusat pemberdayaan umat yang berkontribusi terhadap penguatan sektor sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.(S04)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...