Jakarta. RU – Pemerintah Kota Subulussalam menempati peringkat pertama dari 14 daerah di Indonesia yang diusulkan sebagai lokasi pembukaan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahun 2026.
Capaian tersebut menjadi indikator kesiapan daerah sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) mengatakan peningkatan mutu pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Karena itu, pemerintah terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.
“Anak-anak Subulussalam harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan terbaik. Kami berharap semakin banyak putra-putri daerah yang dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Syiah Kuala dan kembali membangun kampung halamannya,” ujar HRB, Jumat (17/07/2026).
Sebelum bertolak ke Jakarta, HRB menghadiri pertemuan bersama petani sawit di Banda Aceh.
Ia kemudian melanjutkan kunjungan ke Universitas Syiah Kuala (USK) untuk membahas peluang yang lebih besar bagi putra-putri Subulussalam melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi tersebut.
Selanjutnya, HRB dijadwalkan menghadiri rapat persiapan pembukaan SNT di Jakarta atas undangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program strategis nasional itu dirancang mengintegrasikan pendidikan dasar hingga menengah dengan penekanan pada penguatan karakter, riset, teknologi, dan literasi digital.
Di tengah rangkaian persiapan tersebut, Pemerintah Kota Subulussalam menerima surat resmi yang menyatakan daerah itu berada di peringkat pertama nasional dalam usulan pembukaan SNT Tahun 2026.
Menurut HRB, hasil tersebut mencerminkan kesiapan pemerintah daerah, mulai dari penyediaan lahan, infrastruktur, koordinasi dengan pemerintah pusat, hingga kelengkapan dokumen pendukung.
Ia menyambut capaian tersebut dengan penuh syukur. Menurutnya, apabila SNT resmi dibuka di Subulussalam, masyarakat akan memperoleh akses pendidikan yang lebih berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah asal.
Pemerintah Kota Subulussalam, lanjutnya, akan terus menyiapkan seluruh kebutuhan agar program tersebut dapat segera direalisasikan.
Sebelumnya, pemerintah daerah juga berhasil memperjuangkan Program Sekolah Rakyat Rintisan serta pembangunan Sekolah Rakyat Permanen sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.(MB07)













