Usulan SNT 2026, Subulussalam Raih Peringkat Pertama Nasional

Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin tengah duduk bersama sejumlah pejabat Kemendikdasmen di Jakarta bahas persiapan pembukaan SNT. Kamis 16 Juli 2026 [Dok. Prokopim Subulussalam/rahasiaumum.com]

Jakarta. RU – Pemerintah Kota Subulussalam menempati peringkat pertama dari 14 daerah di Indonesia yang diusulkan sebagai lokasi pembukaan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahun 2026.

Capaian tersebut menjadi indikator kesiapan daerah sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) mengatakan peningkatan mutu pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

Karena itu, pemerintah terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.

“Anak-anak Subulussalam harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan terbaik. Kami berharap semakin banyak putra-putri daerah yang dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Syiah Kuala dan kembali membangun kampung halamannya,” ujar HRB, Jumat (17/07/2026).

Sebelum bertolak ke Jakarta, HRB menghadiri pertemuan bersama petani sawit di Banda Aceh.

Ia kemudian melanjutkan kunjungan ke Universitas Syiah Kuala (USK) untuk membahas peluang yang lebih besar bagi putra-putri Subulussalam melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi tersebut.

Selanjutnya, HRB dijadwalkan menghadiri rapat persiapan pembukaan SNT di Jakarta atas undangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Program strategis nasional itu dirancang mengintegrasikan pendidikan dasar hingga menengah dengan penekanan pada penguatan karakter, riset, teknologi, dan literasi digital.

Di tengah rangkaian persiapan tersebut, Pemerintah Kota Subulussalam menerima surat resmi yang menyatakan daerah itu berada di peringkat pertama nasional dalam usulan pembukaan SNT Tahun 2026.

Menurut HRB, hasil tersebut mencerminkan kesiapan pemerintah daerah, mulai dari penyediaan lahan, infrastruktur, koordinasi dengan pemerintah pusat, hingga kelengkapan dokumen pendukung.

Ia menyambut capaian tersebut dengan penuh syukur. Menurutnya, apabila SNT resmi dibuka di Subulussalam, masyarakat akan memperoleh akses pendidikan yang lebih berkualitas tanpa harus meninggalkan daerah asal.

Pemerintah Kota Subulussalam, lanjutnya, akan terus menyiapkan seluruh kebutuhan agar program tersebut dapat segera direalisasikan.

Sebelumnya, pemerintah daerah juga berhasil memperjuangkan Program Sekolah Rakyat Rintisan serta pembangunan Sekolah Rakyat Permanen sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.(MB07)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...