Kelangkaan Semen Picu Lonjakan Harga Material Bangunan di Wilayah Tengah Aceh

Foto material bangunan di wilayah Kabupaten Bener Meriah - Aceh Tengah. (insert) data Kertas Kerja Pemantauan Harga Eceran Barang Kebutuhan Pokok. Jumat 17 Juli 2026 [Dok. rahasiaumum.com/BI09]

Redelong. RU – Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah menghadapi kelangkaan semen yang berdampak pada melonjaknya harga material bangunan.

Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan infrastruktur sekaligus mengancam proses pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh pada November 2025.

Bencana tersebut sebelumnya menyebabkan sejumlah akses menuju wilayah tengah Aceh terputus akibat kerusakan infrastruktur jalan.

Hingga kini, distribusi material bangunan belum sepenuhnya pulih sehingga pasokan ke daerah tersebut masih terbatas.

Pantauan rahasiaumum.com di sejumlah toko bangunan di Bener Meriah dan Takengon, Aceh Tengah, menunjukkan stok semen menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Para pedagang menyebut kondisi itu dipicu pembatasan distribusi dari pemasok.

Salah seorang pedagang material bangunan, Nasir, mengatakan pasokan semen berkurang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut dia, distribusi terhambat karena kondisi jalan yang belum sepenuhnya normal.

Armada pengangkut semen terpaksa mengurangi kapasitas muatan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah pada jalur distribusi menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah.

“Semen sekarang mengalami kekurangan harga pun turut naik. Pasokan semen tidak seperti dulu lagi. Ini di toko paling ada sekitar 140, 250 sak berapa di kasih. Dua hari sudah habis,” kata Nasir saat diwawancarai rahasiaumum.com, Jumat (17/07/2026).

Nasir menambahkan, terbatasnya pasokan juga dipengaruhi tingginya kebutuhan semen untuk pembangunan infrastruktur pemerintah.

Akibat keterbatasan stok, harga semen di tingkat pengecer mengalami kenaikan cukup tajam.

Semen Padang yang sebelumnya dijual sekitar Rp 65.000-Rp 75.000 per sak kini berada di kisaran Rp 78.000-Rp 90.000 per sak.

Sementara itu, semen merek Andalas yang sebelumnya berada pada kisaran harga serupa kini dijual Rp 90.000-Rp 95.000, bahkan di beberapa toko mencapai Rp 100.000 per sak.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada semen.

Material bangunan lain, seperti besi dan tripleks, juga mengalami peningkatan harga.

Besarnya kenaikan bervariasi di setiap toko, bergantung pada biaya modal yang ditanggung masing-masing pengecer.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, Yanti, mengatakan keterbatasan pasokan material bangunan disebabkan pembatasan distribusi dari pemasok di Medan.

“Kami ada petugas yang melakukan pengecekan di setiap toko. Hasil yang kami terima minimnya material bangunan dikarenakan pembatasan dari distributor di Medan. Kita tidak ada distributor nya di sini,” ujar Yanti, kepada rahasiaumum.com.

Ia menjelaskan, Disperindag Bener Meriah melakukan pemantauan ketersediaan barang setiap Senin hingga Jumat.

Hasil pemantauan tersebut kemudian dilaporkan ke Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Di tengah kenaikan harga, permintaan masyarakat terhadap material bangunan tetap tinggi.

Warga yang tengah merehabilitasi rumah pascabencana maupun pelaku usaha konstruksi lokal terpaksa membeli semen dengan harga lebih mahal agar proses pembangunan tetap berjalan.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat karena semen menjadi kebutuhan utama dalam percepatan pembangunan fisik serta pemulihan perekonomian wilayah tengah Aceh pascabencana.(BI09)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...