Bireuen. RU – Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Aceh mulai bergulir dengan Kabupaten Bireuen menjadi daerah pertama yang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan itu dibuka Kepala Dinas Sosial Bireuen, Alfian, Senin (13/07/2026), dan dirangkai dengan pendaftaran ulang 270 peserta didik.
Bireuen merupakan satu dari lima kabupaten/kota di Aceh yang ditetapkan sebagai penyelenggara Sekolah Rakyat.
Alfian mengatakan, dimulainya MPLS menjadi penanda kesiapan pemerintah daerah menjalankan program prioritas pemerintah di bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan.
“Alhamdulillah, Bireuen menjadi daerah pertama yang melaksanakan MPLS Sekolah Rakyat. Ini menunjukkan kesiapan seluruh pihak dalam menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” kata Alfian.
Ia mengimbau para orang tua memanfaatkan kesempatan tersebut karena tidak semua anak memperoleh kesempatan mengikuti Sekolah Rakyat.
“Ini adalah anugerah bagi anak-anak dan bapak-ibu sekalian. Kesempatan ini harus disyukuri dengan belajar sungguh-sungguh dan membangun cita-cita setinggi-tingginya. Jadikan Sekolah Rakyat sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dan keluarga,” ujarnya.
Alfian juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial atas kepercayaan yang diberikan kepada Bireuen.
Ia turut mengapresiasi dukungan Bupati Bireuen Mukhlis dalam menyiapkan fasilitas, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan kesiapan sekolah hingga dimulainya proses belajar mengajar.
Setelah seluruh rangkaian MPLS selesai, Program Sekolah Rakyat di Bireuen dijadwalkan memasuki tahap pembelajaran.(*)













