Ratusan Hektare Sawah di Cot Girek Kekeringan

sawah kering
Ilustrasi - Sawah kekeringan saat memulai proses tanam padi. [Foto: Dok Warga/Rahasiaumum.com]

Lhoksukon. RU – Sedikitnya 150 hektare sawah tadah hujan di sejumlah gampong dalam Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, kekeringan. Tanaman padi yang baru disemai 30 hari, kini terancam mati lantaran tidak ada pasokan air.

Areal persawahan yang mengalami kekeringan berada di Gampong Alue Drien, Seuneubok Baro, U Baro, Ceumpeudak, Gampong Matang Teungoh, Pucok Alue, hingga Batu 12.

“Proses penanaman yang sudah dilakukan petani terpaksa dihentikan karena sawah mengering. Sawah kami di sini tadah hujan, hanya mengandalkan air hujan untuk bercocok tanam,” kata seorang petani setempat, Kamis (09/07/202).

Jika dalam waktu dekat hujan tidak turun, petani khawatir mengalami gagal tanam yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.

Mereka berharap adanya solusi nyata dari pemerintah. Apalagi sekarang ini pemerintah katanya sedang berupaya meningkatkan swasembada pangan.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...