Satu Orangutan Dievakuasi dari Habitatnya yang Sudah Jadi Kebun Sawit

Orangutan
Ilustrasi - Proses evakuasi Orangutan Sumatra (Pongo abelii). [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Tapaktuan. RU – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengevakuasi satu individu orang utan sumatra (pongo abelii) yang terisolir di kawasan hutan yang kini telah menjadi perkebunan sawit di Kabupaten Aceh Selatan.

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata, mengatakan satwa dilindungi itu terjebak di areal perkebunan sawit pada Sabtu, 4 Juli 2026, sehingga perlu dievakuasi.

“Penyelamatan ini untuk mencegah satwa dilindungi itu terisolasi di perkebunan tersebut,” katanya dikutip Senin (06/07/2026).

Evakuasi yang melibatkan tim respons unit Orangutan Information Centre (OIC) itu berawal dari informasi adanya satu individu orangutan terjebak di kawasan hutan yang sudah dikelilingi tanaman sawit di Desa Ujung Padang, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan.

Selanjutnya, tim gabungan bergerak lokasi dan menemukan orang utan berkelamin jantan dengan perkiraan usia 45 tahun di perkebunan tersebut.

Saat ditemukan, kondisi orangutan itu dalam keadaan sehat dengan berat badan mencapai 70 kilogram.

Tim dokter hewan kemudian merekomendasikan orangutan tersebut dilepasliarkan ke kawasan hutan yang jauh dari perkebunan sawit.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...