PKN Tingkat I LAN Resmi Dimulai, Sekda Aceh Ikut Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

Foto bersama usai PKN Tingkat I yang digelar LAN Republik Indonesia, di Sumedang, Jawa Barat. Senin 29 Juni 2026 [Dok. Biro Adpim Setda Aceh/rahasiaumum.com]

Jawa Barat. RU – Upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur sipil negara terus dilakukan melalui Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.

Dalam program tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir menjadi salah satu dari 44 peserta yang mengikuti Angkatan LXVIII Tahun 2026 di Sumedang, Jawa Barat.

Pelatihan dibuka Kepala LAN Dr. Muhammad Taufiq, DEA, pada Senin (29/06/2026).

Pada seremoni pembukaan, Muhammad Nasir mendapat kehormatan mewakili seluruh peserta untuk menerima penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan.

Selama mengikuti pelatihan, Muhammad Nasir didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh Bidang Pembangunan, SDM, Saintek, Pendidikan, dan Kesejahteraan Gender, Faisal Rizal Hasan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat.

PKN Tingkat I Angkatan LXVIII diikuti peserta dari kementerian, kepolisian, lembaga negara, dan pemerintah daerah.

Program ini bertujuan mencetak pemimpin publik strategis yang mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang demokratis dan adaptif.

Mengusung tema “Kekuatan Strategis Nasional untuk Mewujudkan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi yang Berdaya Saing Global”, pelatihan dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan strategis melalui pengembangan sumber daya manusia dan transformasi budaya kerja birokrasi.

Program berlangsung selama 113 hari dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring.

Kurikulumnya meliputi Pengelolaan Diri, Kepemimpinan Kebijakan, Manajemen Kebijakan, serta Aktualisasi Pembinaan Strategis Nasional yang diperkuat melalui program coaching dan mentoring.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadi pemimpin yang inovatif, adaptif, mengorkestrasi perubahan organisasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghasilkan kebijakan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...