Diskopukmdag Aceh Besar Perkuat Fondasi KDMP Lam Lumpu

Suasana Dialog Interaktif RRI Banda Aceh terkait pengembangan KDMP Syariah, Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada. Jumat 26 Juni 2026 [Dok. MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendorong penguatan tata kelola Koperasi Desa Merah Putih Syariah (KDMP) Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, agar berkembang menjadi koperasi yang mandiri dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, dalam Dialog Interaktif Luar Studio RRI Banda Aceh, Jumat (26/06/2026), menegaskan pengurus harus aktif menjalankan koperasi.

“Jika satu pengurus tidak aktif, harus segera diganti. Koperasi tidak boleh berhenti hanya karena satu orang,” tegasnya.

Menurut Sulaimi, pengurus perlu mengedepankan kebersamaan, inovasi, dan kreativitas serta memperkuat keanggotaan dengan melibatkan perangkat gampong, tokoh adat, dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar koperasi tidak terburu-buru membuka layanan pinjaman.

“Jangan langsung berpikir soal pinjaman. Bangun dulu fondasi koperasi agar kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sekretaris Camat Peukan Bada, Rusdi S.Ag., M.Pd., mengatakan 24 dari 25 gampong di wilayahnya telah memiliki koperasi.

KDMP Lam Lumpu dinilai berpotensi menjadi percontohan, sementara pendampingan terus dilakukan melalui business center.

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil Aceh, Alhori, menyatakan Bulog siap memasok bahan pokok dengan harga terjangkau melalui koperasi dan memastikan stok beras di Aceh dalam kondisi aman.

Ketua KDMP Lam Lumpu, Irawan, S.E., mengatakan koperasi tengah mengembangkan berbagai unit usaha, seperti pengangkutan sampah, pembayaran listrik dan air, ATK, fotokopi, pengelolaan kolam renang, hingga distribusi LPG.

“Kami ingin koperasi ini menjadi pusat ekonomi masyarakat. Semua produk anggota akan kami tampung dan kembangkan,” katanya.

Anggota koperasi, Helmi, menilai kepercayaan anggota terhadap pengurus menjadi kunci keberhasilan koperasi.

“Kepercayaan adalah kunci. Jika anggota percaya, koperasi akan berjalan. Kami juga aktif mengajak masyarakat lain untuk bergabung,” ujarnya.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...