Mayoritas SKPK Bireuen Raih Predikat Baik hingga Prima

Foto bersama sejumlah SKPK Bireuen saat penyerahaan apresiasi atas kinerja pelayanan yang baik. Senin 22 Juni 2026 [Dok. Prokopim Bireuan/rahasiaumum.com]

Bireuen. RU – Kinerja pelayanan publik di Kabupaten Bireuen menunjukkan capaian positif setelah pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) atas hasil evaluasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2025.

Penghargaan diserahkan Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi MT, di Kapuspemkab, Senin (22/06/2026).

Wabup Razuardi menjelaskan, PEKPPP merupakan mekanisme nasional untuk mengukur kinerja pelayanan publik, mendorong peningkatan kualitas layanan, serta memastikan standar pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pada 2025, sebanyak 14 unit pelayanan di Bireuen dievaluasi dan menghasilkan capaian beragam. Lima unit meraih predikat Baik (B+), lima unit Sangat Baik (A-), dan empat unit Pelayanan Prima.

Ia merinci, kategori Baik diraih Kecamatan Kuala, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Diskominfo, UPTD Puskesmas Jeumpa, dan UPTD Puskesmas Simpang Mamplam.

Predikat Sangat Baik diperoleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPMPTSP, RSUD dr Fauziah, UPTD Kecamatan Kuala, serta UPTD Kecamatan Kota Juang.

Sementara itu, Pelayanan Prima diraih Disdukcapil, Dinas Sosial, UPTD Puskesmas Jeunieb, dan UPTD Kecamatan Samalanga.

Dari hasil evaluasi tersebut, Indeks Pelayanan Publik Bireuen tercatat sebesar 4,08 dengan predikat A Minus atau Sangat Baik.

“Capaian yang kita raih ini tentu saja merupakan buah dari kerja keras, komitmen, dan kolaborasi yang kuat seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Razuardi.

Ia menambahkan, dua lokus menjadi prioritas nasional, yakni Disdikbud dan Disdukcapil, sementara 12 lainnya dinilai melalui mekanisme mandiri sesuai ketentuan PEKPPP.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...