Zakaria Ditemukan Tak Bernyawa di Langkahan, Polisi Lakukan Penelusuran

Proses evakuasi jenazah Zakaria bin Abdullah (71) yang ditemukan meninggal di rumahnya di Gampong Matang Rubek, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Jumat 19 Juni 2026 [Dok. Polsek Langkahan/rahasiaumum.com]

Aceh Utara. RU – Seorang warga lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Bineh Blang, Gampong Matang Rubek, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Kamis, 18 Juni 2026 siang.

Korban diketahui bernama Zakaria bin Abdullah (71), seorang petani yang tinggal seorang diri.

Saat ditemukan, kondisi jenazah telah membusuk dan diduga telah meninggal sekitar lima hari sebelumnya.

Kapolsek Langkahan Ipda Irvan menjelaskan penemuan berawal ketika Sekretaris Desa Matang Rubek, Zainal Abidin, datang ke rumah korban untuk menyerahkan kupon bantuan sembako sekitar pukul 13.00 WIB.

“Setibanya di rumah korban, saksi melihat sandal milik korban masih berada di depan pintu. Setelah beberapa kali mengetuk pintu dan memberi salam namun tidak mendapat jawaban, saksi mulai merasa curiga karena juga mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah,” ujar Ipda Irvan.

Karena tidak ada respons, saksi masuk melalui pintu dapur dan menemukan korban telah meninggal di atas tempat tidur dalam kondisi membusuk.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada keluarga korban. Bersama dua adik almarhum, saksi memastikan kondisi korban yang sudah tidak bernyawa dengan tubuh menghitam dan mengalami pembusukan lanjut.

Petugas gampong bersama pihak puskesmas dan aparat terkait kemudian mendatangi lokasi.

Jenazah selanjutnya ditangani petugas fardu kifayah dengan alat pelindung diri sebelum dimakamkan di area sekitar rumah.

“Pihak keluarga menolak visum dan tidak menghendaki autopsi. Mereka menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai kematian yang wajar dan meminta agar jenazah segera dimakamkan,” kata Ipda Irvan seperti diberitakan rahasiaumum.com, Jumat (19/06/2026).

Ia menambahkan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi tindak pidana, namun pendataan serta klarifikasi tetap dilakukan untuk memastikan peristiwa tersebut.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...