Abdya Mulai Sensus Ekonomi 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Data Akurat

Bupati Safaruddin saat memimpin apel pencanangan SE 2026 di halaman Kantor Setdakab Abdya. Senin 15 Juni 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai memetakan ulang denyut perekonomian daerah melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Pendataan yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026 itu diharapkan menghasilkan data mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Pencanangan SE 2026 dilakukan melalui apel di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Abdya, Senin (15/06/2026), yang dipimpin Bupati Abdya, Safaruddin.

Safaruddin menegaskan, sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menyediakan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan dapat dipercaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Menurut dia, data berkualitas diperlukan agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam penguatan sektor usaha, peningkatan investasi, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penciptaan lapangan kerja.

“Setiap program pembangunan membutuhkan data yang berkualitas agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Safaruddin.

Ia mengingatkan, hasil Sensus Ekonomi 2016 mencatat sekitar 12.097 usaha nonpertanian di Abdya.

Lebih dari 99 persen di antaranya merupakan usaha mikro dan kecil (UMK) yang menyerap sekitar 24 ribu tenaga kerja.

Namun, perkembangan ekonomi dalam satu dekade terakhir dinilai telah membawa perubahan signifikan yang memerlukan pembaruan data.

“Munculnya perdagangan digital, ekonomi kreatif, layanan berbasis aplikasi, hingga berbagai model usaha baru menuntut adanya data terbaru yang mampu memotret kondisi riil dunia usaha saat ini,” katanya.

Safaruddin menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan statistik, melainkan investasi informasi yang akan menentukan arah pembangunan daerah pada masa mendatang.

Karena itu, ia meminta dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat selama proses pendataan berlangsung.

“Kita berharap seluruh masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang benar sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sesungguhnya,” ujarnya.

Kepada petugas lapangan, Safaruddin berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, disiplin, serta menjaga etika dalam berinteraksi dengan masyarakat selama pelaksanaan sensus.(T018)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...