BBM Non-Subsidi Naik, Harga Kebutuhan Pokok di Kuala Simpang Masih Stabil

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Azis. (insert) data harga eceran komoditas kebutuhan pokok di pasar Kota Kualasimpang. Jumat 12 Juni 2026 [Dok. rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi belum berdampak signifikan terhadap harga kebutuhan pokok di Pasar Pagi Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Hingga 12 Juni 2026, harga sejumlah komoditas rumah tangga, termasuk rempah-rempah dan bumbu dapur, masih terpantau stabil.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mulai mengantisipasi potensi kenaikan harga beras yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Aceh Tamiang, Ibnu Azis, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Sabtu (13/06/2026) mengatakan hasil pemantauan harga pada 11-12 Juni 2026 menunjukkan belum terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok di tingkat pasar.

“Besok hari Senin, kita akan data kembali sebagai rutinitas kita dipasar pagi Kualasimpang,” sebut Azis sembari menyebut pihak dinas libur melakukan pendataan harga pasar kebutuhan pokok rumah tangga pada hari Sabtu dan Minggu, saat dikonfirmasi.

Menurut Azis, pemantauan dilakukan secara langsung melalui wawancara dengan pedagang di pasar pantauan pada jam operasional pasar.

“Kontributor mendatangi pasar pantauan dan melakukan wawancara kepada pedagang menggunakan kalimat tanya yang jelas mengenai harga barang kebutuhan pokok berdasarkan komoditas varian harga, dan satuan kepada pedagang atau responden pada waktu pemantauan yakni pukul 08.00 sampai dengan 1000 WIB setempat,” ujar Azis.

Ia menambahkan, kegiatan pemantauan dilaksanakan sesuai petunjuk teknis yang berlaku dengan mengedepankan prinsip berintegritas, akurat, konsisten, kontinyu, terdokumentasi, dan andal.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan pasokan dan harga kebutuhan pokok masih relatif terkendali.

Namun, pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan berkala guna mengantisipasi dampak lanjutan kenaikan biaya distribusi, termasuk potensi kenaikan harga beras di pasar tradisional.(S011)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...