Aceh Utara. RU – Kobaran api yang muncul saat dini hari meluluhlantakkan sebuah rumah berkonstruksi kayu di Dusun Simpang V, Gampong Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Senin (08/06/2026).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Rumah milik Safri Anda (40) hangus terbakar bersama seluruh isinya, termasuk dua unit sepeda motor, yakni Honda Beat Street dan Suzuki Shogun.
Sementara satu rumah lain milik Rebiwandi (40) yang berada sekitar tiga meter dari lokasi hanya mengalami kerusakan pada dinding papan bagian samping akibat sambaran api.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga, Rustam Efendi, yang melihat kobaran api muncul di bagian depan rumah, tepatnya di sekitar meteran listrik saat dalam perjalanan pulang ke rumah.
Menyadari bahaya yang mengancam, Rustam segera meminta pertolongan warga dan mendobrak pintu rumah untuk menyelamatkan penghuni.
Ia berhasil mengevakuasi istri Safri Anda beserta anaknya yang masih balita. Saat kejadian, Safri diketahui sedang bekerja dan tidak berada di rumah.
Warga bersama Kepala Dusun Simpang V, Jonggot Barus, kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, bangunan yang didominasi material kayu membuat api cepat membesar dan sempat menjalar ke rumah di sebelahnya.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edi Munandar mengatakan hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting listrik yang kemudian dengan cepat menjalar karena bangunan rumah terbuat dari kayu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta,” ujar Edi.
Menurutnya, personel Polsek Langkahan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan, melakukan pendataan korban dan saksi, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
“Kami mengapresiasi respons cepat masyarakat yang membantu proses evakuasi penghuni rumah sehingga tidak ada korban jiwa. Kami juga mengimbau masyarakat untuk secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa,” katanya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB setelah warga berjibaku selama beberapa jam melakukan pemadaman secara manual.(*)













