Wakil Bupati Aceh Besar Dorong Pemberdayaan Tanah Wakaf

Wakil Bupati Aceh Besar Dorong Pemberdayaan Tanah Wakaf

Jantho. RU – Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar Jemmy Novian Tirayudi SH MH MSi memimpin rapat koordinasi percepatan sertifikasi tanah wakaf tahun 2025 di aula Baharuddin Lopa, Kota Jantho, Selasa (18/03/2025).

Rakor yang di hadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri di ikuti oleh berbagai instansi dan lembaga terkait yang menangani perwakafan.

Dalam arahannya Wabup Aceh Besar Drs Syukri menyampaikan bahwa penyelamatan aset tanah wakaf merupakan tugas mulia yang mendapatkan berkah dan pahala dari Allah SWT.

Program sertifikasi tanah wakaf untuk memberikan kepastian hukum dan menghindari sengketa terhadap obyek tanah wakaf.

Pemkab Aceh Besar menyampaikan apresiasi atas kerja tim terpadu yang telah berjalan tiga tahun dan terus bersinergi untuk mencapai hasil yang maksimal.

Untuk itu sosialisasi kepada masyarakat harus di tingkatkan dengan menyampaikan pencerahan terhadap kondisi yang terjadi pada tanah wakaf dan menggugah para nazhir agar lebih peduli dan pro aktif.

“Tanah wakaf perlu di berdayakan untuk meningkatkan perekonomian dan kemaslahatan ummat,” tuturnya.

Semua masjid dan gampong di Aceh Besar memiliki aset tanah wakaf, tetapi masih banyak yang terbengkalai dan belum memiliki legalitas hukum. “Sehingga butuh kepedulian kita bersama untuk menggerakkan potensi tersebut, ungkap Drs Syukri.

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar Jemmy Novian Tirayudi mengharapkan agar tim terpadu melakukan pemetaan dan evaluasi terhadap tahapan progres yang telah berjalan sehingga akan di ketahui kendala dan permasalahannya. Dengan kordinasi yang baik antara berbagai stakeholder maka akan terpenuhi target yang ingin capai.

Menurut laporan Kepala subbag tata usaha Kankemenag Aceh Besar H Khalid Wardana SAg MSi jumlah berkas permohonan yang telah di ajukan oleh nazhir sebanyak 147 persil. 76 persil telah di lakukan pengukuran bersama tim BPN sebelum ramadhan dan dilanjutkan setelah hari raya idul fitri.

Adapun jumlah tanah wakaf yang telah di daftarkan untuk penyelesaian sertifikat di kantor BPN sebanyak 33 persil dengen rincian 17 persil berkas usulan 2024 dan 16 persil berkas usulan 2025.

“Dengan sinergitas antar instansi dan proses yang telah berjalan dari awal tahun, maka target dari tim terpadu untuk penyelesaian sertifikat tanah wakaf dalam tahun 2025 sebanyak 150 persil akan terpenuhi, bahkan bisa mencapai 200 persil,” ungkap Khalid yang juga wakil ketua BWI.

Turut hadir pada acara rapat kordinasi tersebut Kepala Kankemenag H Saifuddin SE, Kepala BPN Dr Ramlan SH MH, Kepala sekretariat Baitul Mal Heru Saputra SH MH, Ketua Badan Baitul Mal Azwir Anwar SE lengkap bersama anggota, Kepala seksi Datun Kejari Aceh Besar Dikha Savana SH MH, Ketua BWI Drs H Salahuddin MPd dan sekretaris Samsul Bahri SAg ME, Kepala BPKD Andria Shaputra SE MM dan tim terkait lainnya.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...