Banda Aceh. RU – Perselisihan lahan parkir di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, berujung pembacokan.
Seorang tukang parkir mengalami luka di lengan kanan setelah diserang menggunakan parang oleh sesama juru parkir, Minggu, 7 Juni 2026.
Korban, Popo Martopo (44), diserang saat menjaga area parkir di depan kawasan Funland Simpang Lima sekitar pukul 08.30 WIB.
Sebelum kejadian, korban terlibat cekcok dengan pelaku, Muhammad Afrizal (50), yang diduga mempersoalkan area parkir yang dianggap sebagai wilayahnya.
Sekitar 15 menit setelah adu mulut, pelaku kembali ke lokasi dengan membawa sebilah parang.
Pelaku kemudian menebaskan senjata tajam tersebut sebanyak tiga kali ke arah korban.
Korban berhasil menghindari sebagian serangan, namun satu sabetan mengenai lengan kanannya hingga mengalami luka sobek.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan medis.
Menerima laporan warga sekitar pukul 10.15 WIB, personel Satreskrim Polresta Banda Aceh langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku.
Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah parang bersarung kayu dan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BL 3684 AAI yang diduga digunakan pelaku saat kejadian.
Kapolresta Banda Aceh melalui Kasat Reskrim menyatakan pihaknya masih mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan awal, konflik antara korban dan pelaku diduga telah berlangsung sekitar satu bulan akibat sengketa lahan parkir.
“Perselisihan antara pelaku dan korban diduga telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir akibat konflik perebutan lahan parkir,” demikian keterangan polisi, yang diterima rahasiaumum.com, Senin (08/06/2026).
Polresta Banda Aceh menegaskan akan menindak tegas setiap bentuk tindak kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.(R015)














