Bener Meriah. RU – Pemilihan Kepala Desa (Reje) serentak di Kabupaten Bener Meriah berlangsung aman dan kondusif, Sabtu (06/06/2026).
Sebanyak 135 kampung di 10 kecamatan menggelar pesta demokrasi tingkat desa yang diikuti 355 calon Reje.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari total calon yang bertarung terdapat 34 orang bergelar sarjana (S1) dan dua orang bergelar magister (S2).
Namun, mayoritas peserta berasal dari latar belakang pendidikan SMP, SMA, serta lulusan paket B dan C.
Untuk menjamin kelancaran pemungutan suara, Polres Bener Meriah mengerahkan 153 personel yang dipimpin langsung Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto.
Pengamanan juga melibatkan personel TNI di setiap tempat pemungutan suara (TPS).

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Bener Meriah melalui Kepala Bidang Pemerintahan, Lembaga Kemasyarakatan, Mukim dan Kampung, Sastrawani, menjelaskan bahwa Pilkades serentak semula dijadwalkan pada Desember 2025.
“Namun, akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bener Meriah, pelaksanaannya ditunda hingga Sabtu, 6 Juni 2026,” kata Sastrawani.
Ia menyebutkan, 135 kampung yang melaksanakan pemilihan tersebar di sejumlah kecamatan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 61.934 orang.
Pemungutan suara dilaksanakan di 143 TPS yang tersebar di seluruh wilayah penyelenggara.
Menurut Sastrawani, seluruh kebutuhan logistik seperti surat suara, kotak suara, segel, dan bilik suara telah dipersiapkan oleh panitia sesuai ketentuan yang berlaku.
“Momentum demokrasi di tingkat kampung ini diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk memilih pemimpin terbaik yang mampu membawa kemajuan, kesejahteraan, dan keberlanjutan pembangunan di kampung masing-masing,” ujarnya.(*)













