Bener Meriah. RU – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Bener Meriah dan wilayah sekitarnya, Minggu (07/06/2026).
Hingga siang hari, BMKG mencatat satu kali gempa susulan dan belum menerima laporan kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 4,72 derajat Lintang Utara dan 96,80 derajat Bujur Timur, atau sekitar 7 kilometer barat Kabupaten Bener Meriah dengan kedalaman 5 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Lot Tawar,” kata Andi.
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di Bener Meriah dan Takengon dengan intensitas III-IV MMI, yakni getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, sebagian orang di luar rumah, serta menyebabkan pintu dan jendela berderik.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
“Hingga pukul 13.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa terdapat satu kejadian gempa bumi susulan (aftershock),” ujar Andi.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diminta memperoleh informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.(*)














