Pelaku Pengancaman Bersenjata Tajam di Aceh Tengah Akhirnya Ditahan

Tersangka pengancaman menggunakan senjata ditahan di Rumah Tahanan Mapolres Aceh Tengah. Jumat 5 Juni 2026 [Dok. Polres Aceh Tengah/rahasiaumum.com]

Aceh Tengah. RU – Polisi menangkap seorang pria berinisial S (35), warga Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, yang diduga mengancam seorang petani menggunakan senjata tajam berupa parang.

Kasus tersebut dilaporkan oleh korban, Kamaruddin (45), petani asal Kecamatan Pegasing, setelah mengalami pengancaman di Kampung Wih Bersih, Kecamatan Silih Nara, pada 29 April 2026.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq melalui Kasatreskrim AKP Abdul Mufakhir mengatakan, tersangka berhasil diamankan setelah penyidik melakukan penyelidikan berdasarkan laporan polisi yang diterima pada hari kejadian.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang dikumpulkan penyidik, tersangka kini berhasil diamankan dan saat ini telah ditahan di Rumah Tahanan Polres Aceh Tengah guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Abdul Mufakhir, Jumat (05/06/2026).

Peristiwa bermula ketika kendaraan korban dan pelaku nyaris bersenggolan saat menuju kebun.

Tidak lama kemudian, pelaku mendatangi korban sambil membawa parang dan menuduh korban sebagai orang yang membakar gubuk miliknya.

Meski tuduhan tersebut dibantah, pelaku diduga tetap emosi dan mengancam akan membacok korban. Pelaku bahkan sempat mengejar korban sambil menghunus parang.

Dalam upaya menyelamatkan diri, korban berlari menjauh. Namun, korban terjatuh hingga mengalami cedera pada tangan dan sempat kehilangan kesadaran.

Kasatreskrim mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum dan mengedepankan musyawarah.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan mengedepankan musyawarah, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang berpotensi menimbulkan tindak pidana baru,” ujarnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...