Meulaboh. RU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengerahkan 15 personel guna melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Kuta Padang Layung, dan Desa Beurawang, Kecamatan Bubon, Aceh Barat.
“Luas lahan yang terbakar sudah mencapai sekitar dua hektare,” kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah dikutip Selasa (02/06/2026).
Ia menyebutkan,, pihaknya hingga saat ini bersama petugas gabungan masih terus berupaya mengendalikan situasi di lapangan.
Ia menyebutkan, titik api pertama kali teridentifikasi pada Minggu (31/5) lalu melalui pantauan aplikasi Lancang Kuning, SiPongi+, serta adanya laporan langsung dari masyarakat setempat.
Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung bergerak melakukan pengecekan ke lokasi untuk membuat laporan awal, dan melakukan upaya penanganan intensif di lapangan.
Untuk menjinakkan amukan api, BPBD Aceh Barat mengerahkan sedikitnya 15 personel dari Mako BPBD dan dibantu oleh tiga personel dari Pos Damkar Kecamatan Woyla, melibatkan unsur Koramil, Polsek, serta warga sekitar.
Namun, upaya pemadaman di lapangan tidak berjalan mulus. Petugas dihadapkan pada dua kendala utama yang cukup menyulitkan proses isolasi api.
“Akses jalan menuju titik api sangat susah dilewati oleh armada. Selain itu, embusan angin yang kencang di lokasi membuat api cepat membesar,” jelas Teuku Ronal.
BPBD Aceh Barat turut mengerahkan sejumlah armada dan dua unit mesin pompa air guna memudahkan upaya pemadaman api di lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Bubon, kabupaten setempat.
Hingga Selasa (02/06/2026) pagi, tim gabungan masih bersiaga untuk memantau api yang belum sepenuhnya padam dan berpotensi meluas.(TH05)













