Identitas Mayat di Meukek Berhasil Terungkap, Ini Sosoknya

Proses idenifikasi mayat yang ditemukan di pinggir tanggul Kompleks PPI Keude Meukek, Aceh Selatan. Minggu 24 Mei 2026. [Dok. Polres Aceh Selatan/rahasiaumum.com]

Aceh Selatan. RU – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan terapung di pinggir tanggul Kompleks PPI Keude Meukek, Gampong Keude Meukek, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.05 WIB.

Temuan tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada aparat kepolisian dan petugas kesehatan setempat.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Meukek bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Selatan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Yulidin Away Tapaktuan untuk pemeriksaan luar dan proses identifikasi lanjutan.

Tim Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Selatan melakukan pengecekan menggunakan perangkat Hand Held IPS, namun hasil awal belum memberikan kepastian karena data yang muncul tidak konsisten dan memiliki tingkat kecocokan rendah.

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan pencocokan ciri fisik bersama dokter IGD RSUD Yulidin Away.

Sekitar pukul 21.30 WIB, identitas korban terungkap setelah warga mengenali ciri-ciri seorang pekerja tambang tradisional di Gampong Panton Luas, Kecamatan Sawang.

Berdasarkan kecocokan ciri primer seperti tinggi badan, bentuk gigi depan, dan rambut, polisi memastikan jenazah tersebut adalah Mawardi Bin Abdurrahman (43), warga Dusun Tengah Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, yang berdomisili di Gampong Panton Luas, Kecamatan Sawang.

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, melalui Kasat Reskrim Iptu Narsyah Agustian, mengatakan tim bergerak cepat sejak laporan diterima hingga identitas korban berhasil dipastikan.

“Personel kami bergerak cepat sejak menerima laporan masyarakat dengan melakukan olah TKP, pemeriksaan identitas serta koordinasi bersama pihak medis dan masyarakat hingga identitas korban berhasil diketahui,” ujarnya, seperti diberitakan rahasiaumum.com, Minggu (24/05/2026).

Iptu Narsyah Agustian melanjutkan, dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Saat ini jenazah masih disemayamkan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan sambil menunggu dijemput pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan,” tutupnya.(*)

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...