DPRK Rekomendasikan Penghentian Pengangkutan Abu Batubara

FABA PLTU
Warga dan mahasiswa menghadang truk limbah batu bara dari PLTU Nagan Raya 3-4 di Jalan Pendidikan, Desa Gunong Kleng, Aceh Barat, Sabtu (02/05/2026). [Foto: kiriman warga]

Meulaboh. RU – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat merekomendasikan penghentian aktivitas pengangkutan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) atau abu batubara yang melintasi kawasan lingkungan pendidikan, di kawasan Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo dari PLTU 3-4 Nagan Raya. 

“Rekomendasi ini diambil sebagai respons atas aspirasi dan penolakan yang disampaikan oleh masyarakat serta mahasiswa, yang menolak pengangkutan limbah abu batubara ke kompleks pendidikan,” kata Ketua DPRK Aceh Barat, Hj Siti Ramazan dikutip Rabu (20/05/2026).

DPRK Aceh Barat pun akan segera menyurati bupati dan pemerintah daerah agar masalah ini dapat ditindaklanjuti secara resmi, khususnya terkait legalitas operasional yang belum dilengkapi pihak perusahaan.

“Sebelum seluruh izin tersebut dilengkapi, aktivitas pengangkutan FABA di kawasan tersebut tidak beroperasi terlebih dahulu,” tegasnya.(TH05)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...