Nama Kapolresta Banda Aceh Dicatut untuk Penipuan

Kapolresta Bna Andi Kirana
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Banda Aceh. RU – Nama Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana dilaporkan telah digunakan untuk aksi penipuan.

Dalam aksi penipuan ini, pelaku menyamar sebagai Kapolresta Banda Aceh dengan menggunakan foto profil WhatsApp dan meminta uang kepada warga melalui telepon maupun pesan singkat.

Sementara, Kombes Pol Andi Kirana menegaskan dirinya tidak pernah meminta uang ataupun menawarkan kerja sama dalam bentuk apa pun kepada masyarakat.

“Jika ada yang mengatasnamakan saya, itu adalah penipuan,” kata Andi Kirana dikutip Senin (18/05/2026).

Ia menyebutkan, nomor yang digunakan pelaku yakni 0823-6476-3451 dan kemungkinan dapat berganti menggunakan nomor lain. Sejumlah warga pun hampir menjadi korban aksi tersebut.

Polresta Banda Aceh mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap permintaan uang yang mengatasnamakan pejabat maupun institusi tertentu.

Masyarakat diminta mencatat nomor pelaku dan segera melaporkan dugaan penipuan kepada pihak berwenang.

Pengaduan dapat disampaikan melalui layanan darurat 110 atau kontak “Lapor Pak Kapolresta” di nomor 0813-6172-484.

Menurut Andi, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menghentikan aksi pelaku dan mencegah munculnya korban lain.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...