Basarnas Evakuasi Kru Kapal Pesiar Mein Schiff 6

evakuasi kru kapal
Petugas karantina kesehatan memeriksa kru kapal pesiar sebelum dievakuasi di perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (16/5/2026) malam. [Foto: Humas Basarnas]

Banda Aceh.RU – Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi seorang wanita kru kapal pesiar asal Filipina karena sakit saat pelayaran di perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu malam, 16 Mei 2026.

Korban bernama Arante Faenielle Emerald, berusia 38 tahun yang merupakan kru kapal pesiar Mein Schiff 6 berbendera Malta.

“Korban dievakuasi karena sakit, sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Korban dievakuasi dari kapal dan dibawa ke rumah sakit di Banda Aceh,” kata Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain.

Evakuasi berlangsung di perairan Selat Benggala, dekat Pulau Weh, Kota Sabang, menggunakan kapal SAR KN Kresna 232 yang berangkat dari Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Sebelumnya, kapten kapal pesiar Mein Schiff 6 menghubungi pusat komando Basarnas meminta bantuan evakuasi kru yang sakit 

Saat itu, kapal pesiar tersebut berlayar dari Port Klang di Malaysia menuju Hambantota di Sri Langka.

Kemudian, pusat komando meneruskan informasi permintaan evakuasi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh.

“Dari informasi tersebut, kami berkoordinasi dengan kapal pesiar tersebut untuk menentukan titik koordinat evakuasi korban. Selanjut, tim evakuasi bergerak ke lokasi penjemputan yang berjarak sekitar 5,8 nautikal mil dari Pelabuhan Ulee Lheue ,” katanya.

Setibanya di titik penjemputan, KN Kresna 232 merapat ke Mein Schiff 6. Tim Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh menaiki kapal pesiar tersebut guna memeriksa korban untuk memastikan tidak ada penyakit menular.

Setelah korban dipastikan tidak membawa penyakit menular, wanita tersebut dipindahkan ke KN Kresna 232.

Kemudian, kapal SAR kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue. Di Pelabuhan Ulee Lheue, korban diturunkan dan dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA).(TH05)

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...