Seorang ASN PPPK Ditangkap Polisi Setelah Mencuri

Terduga pelaku dan barang bukti tindak pidana pencurian sound system yang diamankan Polres Aceh Tengah. Sabtu 16 Mei 2026. [Dok. Polres Aceh Tengah/rahasiaumum.com]

Aceh Tengah. RU – Satreskrim Polres Aceh Tengah menangkap terduga pelaku pencurian perlengkapan sound system di Kampung Mulie Jadi, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan pria berinisial KA (30), seorang ASN PPPK asal Kecamatan Silih Nara. Petugas turut menyita sejumlah barang bukti hasil curian.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq melalui Kasatreskrim AKP Abdul Mufakhir mengatakan, pengungkapan perkara itu merupakan hasil penyelidikan intensif Unit Opsnal Satreskrim setelah menerima laporan korban.

“Pelaku berhasil diamankan setelah tim melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan di lapangan. Saat ini tersangka telah dibawa ke Polres Aceh Tengah guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Abdul Mufakhir, kepada rahasiaumum.com, Sabtu (16/05/2026).

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/65/V/2026/SPKT/Polres Aceh Tengah/Polda Aceh tertanggal 6 Mei 2026.

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di Kampung Mulie Jadi, Kecamatan Silih Nara. Setelah melakukan pengembangan, petugas menangkap tersangka pada Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu set perlengkapan sound system yang terdiri atas speaker, amplifier, audio processor, serta wireless microphone dari berbagai merek dan tipe.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 477 KUHP tentang tindak pidana pencurian.

AKP Abdul Mufakhir menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kriminalitas demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui maupun mengalami tindak pidana,” tutupnya.(*)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...