Pemerintah Aceh Sebut Mahasiswa Tolak Dialog soal Pergub JKA

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi. Rabu 13 Mei 2026. [Dok. Pribadi/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi menyatakan aksi demonstrasi mahasiswa terkait penolakan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) berlangsung sesuai aturan.

“Walaupun mahasiswa menolak dialog, namun mahasiswa telah menjalankan perannya, dan polisi melaksanakan tugasnya,” kata Nurlis, di Banda Aceh, Rabu (13/05/2026).

Menurut dia, Pemerintah Aceh telah beberapa kali membuka ruang dialog melalui Sekda Aceh, Asisten III Setda Aceh, hingga pejabat kesehatan dan biro hukum, namun seluruh tawaran tersebut ditolak mahasiswa.

“Mereka benar-benar menolak berdialog, tapi tak apa-apa itu haknya juga,” ujarnya.

Nurlis menegaskan Pemerintah Aceh tidak alergi terhadap kritik dan tetap menjadikan aksi mahasiswa sebagai bahan evaluasi terhadap Pergub JKA.

Ia juga menyebut polisi telah berulang kali mengingatkan massa agar tidak bertindak anarkis dan membubarkan diri sesuai batas waktu aksi pukul 18.00 WIB.

“Namun teman-teman mahasiswa tak mau meninggalkan areal halaman kantor Gubernur, itulah sebabnya polisi mendesak mereka keluar pagar,” kata Nurlis.(R015)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...